Penyakit Pneumonia Pada Balita

Pneumonia-Pada-AnakDi seluruh dunia setiap tahun diperkirakan terjadi lebih 2 juta kematian balita karena pneumonia. Di Indonesia menurut Survei Kesehatan Rumah Tangga tahun 2001 kematian balita akibat pneumonia 5 per 1000 balita per tahun. Ini berarti bahwa pneumonia menyebabkan kematian lebih dari 100.000 balita setiap tahun atau hampir 300 balita setiap hari atau 1 balita setiap 5 menit.

Merujuk pada angka-angka di atas bisa dimengerti bahwa para ahli menyebut pneumonia sebagai The Forgetten Pandemic atau wabah raya yang terlupakan” karena begitu banyak korban yang meninggal karena pneumonia tetapi sangat sedikit perhatian yang diberikan kepada masalah pneumonia. Tidak heran bila melihat kontribusinya yang besar terhadap kematian balita pneumonia dikenal juga sebagai “pembunuh balita nomor satu”.

Upaya pencegahan merupakan komponen strategis dalam pemberantasan pneumonia pada anak terdiri atas pencegarahan melalui imunisasi dan upaya pencegahan non imunisasi. Program Pengembangan Imunisasi (PPI) yang meliputi imunisasi DPT dan campak yang telah dilaksanakan pemerintah selama ini dapat menurunkan proporsi kematian balita akibat pneumonia. Hal ini dapat dimengerti karena campak, pertusis dan juga difteri bisa juga menyebabkan pneumonia atau merupakan penyakit penyerta pada pneumonia balita.

Di samping itu, sekarang telah tersedia vaksin Hib dan vaksin pneumokokus konjugat untuk pencegahan terhadap infeksi bakteri penyebab pneumonia dan penyakit berat lainnya seperti meningitis. Namun vaksin ini belum masuk dalam Program Pengembangan Imunisasi (PPI) pemerintah.

Yang tidak kalah penting sebenarnya adalah upaya pencegahan non imunisasi yang meliputi pemberian ASI eksklusif, pemberian nutrisi yang baik, penghindaran pajanan asap rokok, asap dapur, dan lain-lain; perbaikan lingkungan hidup dan sikap hidup sehat; yang semuanya itu dapat menghindarkan terhadap risiko terinfeksi penyakit menular termasuk penghindaran terhadap pneumonia.

Sebagian besar penyebab pneumonia adalah mikroorganisme (virus, bakteri) dan sebagaian kecil oleh penyebab lain seperti hidrokarbon (minyak tanah, bensin, atau sejenisnya) dan masuknya makanan, minuman, susu, isi lambung ke dalam saluran pernapasan (aspirasi). Berbagai penyebab pneumonia tersebut dikelompokkan berdasarkan golongan umur, berat ringannya penyakit dan penyulit yang menyertainya (komplikasi).

Mikroorganisme tersering sebagai penyebab pneumonia adalahh virus, terutam Respiratory Syncial Virus (RSV) yang mencapai 40%; sedangkan golongan bakteri yang ikut berperan utama Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae type b (Hib).

Awalnya mikroorganisme masuk melalui percikan ludah (droplet), kemudian terjadi penyebaran (parenkim) paru dan sebagian kecil karena penyebaran melalui aliran darah.


=====================================

>>> Obat Penyakit Pneumonia Untuk Mengobati Penyakit Pneumonia dan Mengurangi Gejalanya, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Pneumonia and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *