Faktor Risiko Pneumonia

Cara penularan virus atau bakteri pneumonia sampai saat ini belum diketahui pasti. Namun, ada beberapa hal yang memungkinkan seseorang berisiko tinggi terserang penyakit pneumonia, yakni sebagai berikut :

1. Orang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah seperti :

– Penderita HIV / AIDS
– Penderita penyakit kronis, seperti sakit jantung, diabetes mellitus
– Orang yang pernah atau rutin menjalani kemoterapi
– Orang yang meminum obat golongan Immunosupressant dalam waktu yang lama

2. Perokok dan peminum alkohol. Perokok berat dapat mengalami iritasi pada saluran pernapasan (bronchial) yang akhirnya menimbulkan sekresi mukus (riak/dahak). Apabila riak/dahak mengandung bakteri, maka dapat menyebabkan pneumonia. Alkohol berdampak buruk terhadap sel-sel darah putih sehingga daya tahan tubuh dalam melawan suatu infeksi menjadi lemah.

3. Pasien yang berada di ruang perawatan intensif (ICU/ICCU). Pasien yang dilakukan tindakan ventilator (alat bantu napas) endotracheal tube sangat berisiko terkena pneumonia. Disaat mereka batuk akan mengeluarkan tekanan balik isi lambung (perut) ke arah tenggorokan. Bila hal itu mengandung bakteri dan berpindah ke rongga napas (ventilator), ia sangat berpotensi terkena pneumonia.

4. Menghirup udara yang tercemar polusi zat kimia. Risiko tinggi yang dihadapi para petani apabila menyemprotkan tanaman dengan zat kimia tanpa memakai masker adalah terjadinya iritasi dan menimbulkan peradangan pada paru-paru dan selanjutnya rentan menderita penyakit pneumonia.

5. Pasien yang lama berbaring. Pasien yang mengalami operasi besar biasanya bermasalah dalam hal mobilisasi. Orang dengan kondisi semacam itu memiliki risiko tinggi terkena penyakit pneumonia. Pasalnya, saat tidur berbaring statis sangat mungkin riak berkumpul di rongga paru-paru dan menjadi media berkembangnya bakteri.


=====================================

>>> Obat Penyakit Pneumonia Untuk Mengobati Penyakit Pneumonia dan Mengurangi Gejalanya, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Pneumonia and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *