Diagnosis dan Gejala Pneumonia

Menurut Dr. Aasril Bahar sulitnya menentukan diagnosis pneumonia disebabkan gejala dan tanda tidak klasik. Pemeriksaaan analisis foto toraks juga terkadang gagal untuk membantu diagnosis. Sulitnya memperoleh sputum yang benar menambah tingkat kesukaran diagnosis pneumonia.

pneumoniaPneumonia karena jamur juga sulit untuk didiagnosis. Apalagi, gejalanya tidak spesifik. Ketepatan diagnosis pneumonia jamur hanya 55% karena kultur darah biasanya negatif. Untuk menghindari kebingungan akibat perbedaan pada tiap-tiap panduan diagnosis pneumonia, Infectious Disease Society of America (IDSA) dan American Thoracic Society (ATS) bergabung menyusun konsensus bersama. Kunci keberhasilan tatalaksana pasien pneumonia terletak pada akuratnya penilaian derajat keparahan.

Riwayat perjalanan penyakit pneumonia

Riwayat perjalanan penyakit sangat membantu untuk menegakkan diagnosis pneumonia bakterial. Gejala umum pneumonia adalah : demam, abtuk dan sesak napas. Gejala lain yang ada dapat digunakan untuk membuat diagnosis diferensial :

Sakit tenggorokan : infeksi mononukleosis, streptokokus grup A pertusis mikoplasma, psitakosis, atau Q fever.

– Koriza : infeksi virus

– Nyeri pleuritik (nyeri tusuk) : umumnya pada pneumonia tetapi lebih sering pada infeksi pneumokokus

– Nyeri pleuritik  (difus) : infeksi mikoplasma

– Gejala intestinal, mual, muntah, diare, nyeri abdomen : legionella

– Mual berat : Q fever, tularemia, psitakosis atau legionella

– Malaise berat : mikoplasma, psitakosis atau Q fever

– Sakit kepala berat : mikoplasma, legionella, infeksi virus, Q fever atau tularemia

– Mialgia : mikoplasma, infeksi virus, Q fever atau tularemia

– Gejala yang tiba-tiba timbul dan langsung berat : Streptococcus pneumoniae, Hemophilus influenzae, Stahylococcus aureus, bakteri Gram negatif, Yersinia pestis dan Coxiella burnettti

– Gejala yang timbulnya lambat (insidious) : biasanya pneumonia atipikakl

– Tidak ada produksi sputum : proses intestisial, mis, mikoplasma, infeksi virus

– Produksi sputum sedikit : pneumonia fase awal atau terdapat dehidrasi

– Rusty sputum, seperti karat besi ; infeksi penumokokus

– “currant” jelly seperti batu-bata : kelbsiella dan

– Sputum berbau busuk : pneumonia aspirasi, infeksi anaerob
penyebab-pneumonia

 


=====================================

>>> Obat Penyakit Pneumonia Untuk Mengobati Penyakit Pneumonia dan Mengurangi Gejalanya, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Pneumonia and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *